Why I do good...? "The Spiritual Experience from the Dreamers"
Bismillahirrohmanirrihimi.
Why I do Good…??
Alasan "why I do good" adalah “karena ALLAH mencintai orang-orang yang berbuat baik (innallaha
yuhibbul muhsinin)”, selain itu Allah berbuat baik kepada semua makhluk ciptaannya
(manusia, tumbuhan, malaikat, binatang-binatang, microba, bahkan Syeitan
sekalipun, dll). Baik makhluk yang hina sampai dengan makhluk yang mulia dimata
Allah semuanya adalah sama. Allah memberikan kehidupan pada semua makhluknya
namun Allah juga tak luput untuk menyediakan berbagai macam kebutuhan yang
dibutuhkan oleh makhluknya tanpa kekurangan. Semua makhluk ciptakan Allah pasti
ada manfaatnya, tidak ada satupun makhluk Allah yang tidak berguna. Saya
sebagai manusia sangat bersyukur karena diantara semua makhluk yang diciptakan,
manusia merupakan makhluk yang paling sempurna diantara lainnya yaitu
diberikannya akal fikiran yang digunakan untuk berfikir bagaimana upaya membangun bumi dan
memperbaikinya demi tercapainya tujuan
manusia sebagai khalifah dimuka bumi. Selain akal fikiran manusia juga
diberikan Fitrah pada saat mereka berada dalam kandungan. Fitrah inilah yang
nantinya dijadikan manusia sebagai
pengambilan keputusan-keputusan pada saat mereka menjadi pemimpin. Namun
semuanya akan tergantung pada manusia tersebut, mereka memimpin dibumi dengan
menggunakan fitrah Allah yang selalu membisikkan kebajikan (kebaikan-kabaikan) atau malah ikut
bisikan syeitan yang menyesatkan. Jika manusia memimpin karena fitrah Allah
insyaAllah bumi dan semua makhluk yang tinggal didalamnya akan bersahabat dan
hidup penuh kedamaian, namun jika manusia memimpin karena nafsu syeitan maka
bumi dan semua makhluk yang tinggal didalamnya akan rusak dan penuh
kemurkaan.
Jika Allah berbuat baik kepada
semua makhluknya tanpa terkecuali, mengapa saya sebagai ciptaannya tidak
berbuat baik..! alasan saya untuk berbuat baik diantaranya adalah: Pertama, menurut
hati kecil saya (Fitrah) yang diberikan Allah kepada saya alangkah meruginya
manusia jika tidak berbuat baik. Karena manusia dimata Allah adalah makhluk
yang sangat kecil, se-pandai-pandainya manusia, se- tampan-tampannya manusia,
dan sekaya-kayanya manusia dimata Allah
hal itu merupakan hal yang sangat kecil dan semuanya adalah sama
kedudukannya. Manusia hidup di dunai
hanyalah sesaat atau dalam pepatah jawa mengatakan “urip mung mampir ngombe” manusia
diciptakan dari tanah, yang mana pada akhirnya akan kembali menjadi tanah, dan
harta benda yang melimpah, kekuasaan, istri yang cantik, anak-anak yang cerdas
semua akan kembali kepada Allah. Sehingga alangkah meruginya apabila kita
menyombongkan diri dan berbuat jahat kepada makhluk lainnya karena semuanya itu
tidak akan dibawa mati, yang dibawa mati adalah amal perbuatan selama ia hidup
di dunia.
Kedua: Manusia hidup didunia hanya
sekali, dan kehidupan yang kekal adalah di akhirat. Saya adalah tipe orang yang
Feminim, saya suka kedamaian dan saya tidak ingin hanya sukses di dunia saja,
saya juga ingin sukses di akhirat atau masuk Surga Allah yang memiliki
kenikmatan yang abadi. Sehingga untuk mendapatkan tiket Surga Allah tersebut
tentunya saya harus menanamkan kebajikan selama hidup di dunia dengan cara
memberikan manfaat kepada makhluk lainnya. Saya harus berbuat baik kepada
sesama manusia (Terutama orang tua), pendidik (Dosen, Guru, dll), Teman,
saudara, dan semua manusia. Selain manusia saya juga harus berbuat baik pada
bumi (lingkungan), hewan-hewan, dan semua ciptaan Allah. Jika saya berbuat baik
kepada semuanya InsyaAllah semua akan bersahabat dengan saya. Saya akan
mempunyai banyak teman, saudara, dan tak terkucilkan dalam pergaulan.
Jika anda memiliki pendapat bisa dishare alasan saudara-saudara berbuat baik. Terimakasih semoga dapat menginspirasi :)
Komentar
Posting Komentar